Dampak Kekerasan terhadap Anak

Dampak buruk kekerasan tidak hanya akan melukai secara fisik, namun pada kasus tertentu juga akan melukai secara psikis yang akhirnya akan memunculkan jiwa pemberontakkan pada diri sang anak.

memang mendiddik anak bukanlah hal yang mudah, apa lagi jika anak itu bandel dan sukar "diomongin" yang muncul hanya rasa emosi kemudian berujung kekerasan pada anak. namun tahukah anda bawha kekerasan bukan malah akan menyeleseikan masalah yang ada akan memunculkan masalah baru entah hari ini ataupun esok.

nah, untuk mendidik anak yang bandel memang perlu ketenagan dan kecerdasan ekstra dari orang tua agar apa yang dilakukan sang anak tetap terarah dan yang pasti bermanfaat bagi dirinya bukan hanya bagi orang tua semata.

misalnya: ketika anak bermain dengan sesuatu yang akan membahayakan dirinya maka yang harus dilakukan adalah memberi pengetahuan kepada anak dengan cara pendekatan sesuai karakter anak bukan sesuai karakter orang tua. nah, jika anda berhasil maka sang anak dan orang tua akan menjadi partner yang baik.

namun jika anda salah dalam hal penyampaian atau anda memilih kekerasan sebagi jalan keluar maka bukannya anak akan memahami apa yang anda maksutkan malah akan menimbulkan rasa penasaran yang tinggi dan dia akan mencoba lagi dilain waktu saat orang tua lengah, itu sudah bisa dipastikan.

mendidik dengan memberi iming2 juga bukan merupakan metode yang baik, karena itu hanya akan melemahkan pendirian sang anak. "ia hanya akan melakukan jika ada imbalannya, jika tidak?"

berikut dampak buruk yang akan terjadi jika anda terbiasa mendidik dengan kekerasan

 1.melukai fisik

jika anda memilih menyelsaikan masalah dengan kekerasan fisik maka opsi itu akan selalu muncul ketika ada masalah lagi, lagi dan lagi, yang pada akhirnya akan menyebabkan luka pada tubuh sang anak anda bahkan dalam kasus tertentu bisa menimbulkan kecacatan bahkan kematian

 2.melukai mental

biasanya sebelum terjadi kontak tubuh akan muncul kata-kata kasar/kata-kata dengan intonasi tinggi terlebih dahulu. namun, jika anda fikir itu akan menyelseikan masalah? apakah ada jaminan?

karena apa yang anda lakukan bisa melukai perasaan anak dan kalaupun dia nurut mungkin hanya dihadapan anda karena tedorong oleh rasa takut. setelah anda tidak ada di akan kembali seperti semula.

 3.pembentukan karakter

pada tahap anak-anak manusia masih dalam tahap belajar. dia akan menyerap semua yang terjadi pada dirinya dan lingkungannya. nantinya ia akan terapkan ketika dia menjadi dewasa.

jika dia terbiasa dengan kekerasan maka kelak ia juga akan tumbuh dengan karakter yang demikian juga, kita ada masalah 90% ia akan melakukan hal yang sama.

Sungguh menarik jika kita simak kalimat bijak berikut " sampaikanlah kebaikan itu dengan lemah lambut dan kasih sayang"

intinya orang tua adalah guru pertama bagi anak jadi ajarilah ia menghadapi dan menyelesaikan masalah dengan sikap lemah lebut dan kasi sayang, maka bisa dipastikan kelak ia akan menjadi karakter yang sanggup anda banggakan. dan pahamilah karakter anak agar anda bisa menyapaikan apa yang ingin anda sampaikan tepat sasaran.

mari kita tumbuhkan karakter-karekter yang santun dan bertanggung jawab

0 komentar