Menjadi kaya merupakan impian setiap orang namun tidak semua orang bisa meraihnya, apakah itu takdir? saya rasa bukan. karena dihadapan TUHAN kita memiliki hak yang sama siapa dan apapun keadaan kita, karena itu tidak ada alasan untuk tidak bisa menjadi kaya. lalu apa yang membuat kita tidak bisa menjadi kaya seperti orang lain?
Ada beberapa kebiasaan yang mebuat kita sulit atau bahkan tidak bisa meraih kekayaan yang diinginkan, dan beberapa kebiasaan tersebut antara lain:
1. Malas
Malas merupakan musuh terbesar kita dalam meraih sebuah harapan/keinginan, ya memang sekilas kemalasan itu terasa begitu nyaman dan memanjakan kita namun jika kita sadar kemalasan lah yang membuat kita selalu gagal dalam "perjuangan" kita dalam meraih cita-cita.
entah sudah berapa banyak orang yang terbuai oleh rayuan kemalasan dan kemudian ia gagal dalam meraih kesuksesannya, lalu ia menyalahkan takdir. tentu ini tidaklah adil.
2.Pesimis
Kebalikan dari optimis, pesimis boleh diibaratkan kalah sebelum perang. perasaan ini sebenarnya di awali oleh ketakutan-ketakutan yang belum tentu benar adanya, sehingga akan memupuskan kita untuk berani berbuat, apapun itu.
maka tidak heran jika orang yang memiliki sikap pesimis ini tidak akan memilki banyak perubahan dalam hidupnya, karena ia akan selalu berada pada zona aman.
3.Tidak bertanggung jawab
Tanggung jawab merupakan ciri orang yang dewasa namun sebaliknya tidak bertanggun jawab merupakan sifat kekanak-kanakan yang kerap kali menjebak kita karena beberpa alasan.
maka tidak heran jika banyak produsen yang berani memberikan "garansi" sebagi wujud tanggung jawab mereka terhadap produk yang merekan hasilkan/jual.
4. Tidak fokus
Apa yang terjadi jika seorang pemanah tidak fokus pada "target"? tentunya 99% anak panah yang ditembakan/diluncurkan tidak akan mengenai target. sama halnya ketika kita menginginkan sesuatu dan kita tidak fokus tentu akan sulit sekali tercapai.
5. Berharap keajaiban/hasil instan
Tentu kita akan sangat meluangkan waktu jika ada sebuah seminar yang bertitel "cara cepat kaya" namun kita lupa bahwa tidak ada yang instan dalam hidup ini, mie instan aja masih membutuhkan waktu untuk memasaknya. lalu ada apa dengan kita yang seolah ingin sekali cepat kaya namun kita tidak ingin menerima "proses" untuk menjadi kaya?
6. Boros
Memenuhi kebutuhan merupakan tanggung jawab kita, namun jika berlebihan makan kapan kita akan "berinvestasi"?
investasi tidak selalu harus dengan materi kadang kita juga kita harus berinvestasi waktu dan keahlian untuk kelangsungan keberhasilan kita kelak.
7. Takut "bermimpi"
Begitu banyak hal yang terwujud dari mimpi dan khayal, misalnya: dulu yang bisa terbang diangkasa hanya burung dan kelelawar saya. namun berkat impian segelintir orang akhirnya sekarang manusia juga bisa terbang keangkasa.
Nah, sekarang apakah anda masih berfikir bahwa "kaya" masih merupakan permainan takdir?
sebelum anda benar benar menjawab "ya" maka cobalah anda sejenak berfikir/renungkan apakah anda memiliki beberpa sifat diatas? jika ya maka segeralah perbaiki dan kejarlah cita cita anda.
Ingat, jika anda ingin memakan ikan maka ada dua cara: anda "memburu" sendiri atau anda "membelinya" yang tentunya kedua pilihan itu memiliki jenis pengorbanan tersendiri sesuai kemampuan anda.
Ada beberapa kebiasaan yang mebuat kita sulit atau bahkan tidak bisa meraih kekayaan yang diinginkan, dan beberapa kebiasaan tersebut antara lain:
1. Malas
Malas merupakan musuh terbesar kita dalam meraih sebuah harapan/keinginan, ya memang sekilas kemalasan itu terasa begitu nyaman dan memanjakan kita namun jika kita sadar kemalasan lah yang membuat kita selalu gagal dalam "perjuangan" kita dalam meraih cita-cita.
entah sudah berapa banyak orang yang terbuai oleh rayuan kemalasan dan kemudian ia gagal dalam meraih kesuksesannya, lalu ia menyalahkan takdir. tentu ini tidaklah adil.
2.Pesimis
Kebalikan dari optimis, pesimis boleh diibaratkan kalah sebelum perang. perasaan ini sebenarnya di awali oleh ketakutan-ketakutan yang belum tentu benar adanya, sehingga akan memupuskan kita untuk berani berbuat, apapun itu.
maka tidak heran jika orang yang memiliki sikap pesimis ini tidak akan memilki banyak perubahan dalam hidupnya, karena ia akan selalu berada pada zona aman.
3.Tidak bertanggung jawab
Tanggung jawab merupakan ciri orang yang dewasa namun sebaliknya tidak bertanggun jawab merupakan sifat kekanak-kanakan yang kerap kali menjebak kita karena beberpa alasan.
maka tidak heran jika banyak produsen yang berani memberikan "garansi" sebagi wujud tanggung jawab mereka terhadap produk yang merekan hasilkan/jual.
4. Tidak fokus
Apa yang terjadi jika seorang pemanah tidak fokus pada "target"? tentunya 99% anak panah yang ditembakan/diluncurkan tidak akan mengenai target. sama halnya ketika kita menginginkan sesuatu dan kita tidak fokus tentu akan sulit sekali tercapai.
5. Berharap keajaiban/hasil instan
Tentu kita akan sangat meluangkan waktu jika ada sebuah seminar yang bertitel "cara cepat kaya" namun kita lupa bahwa tidak ada yang instan dalam hidup ini, mie instan aja masih membutuhkan waktu untuk memasaknya. lalu ada apa dengan kita yang seolah ingin sekali cepat kaya namun kita tidak ingin menerima "proses" untuk menjadi kaya?
6. Boros
Memenuhi kebutuhan merupakan tanggung jawab kita, namun jika berlebihan makan kapan kita akan "berinvestasi"?
investasi tidak selalu harus dengan materi kadang kita juga kita harus berinvestasi waktu dan keahlian untuk kelangsungan keberhasilan kita kelak.
7. Takut "bermimpi"
Begitu banyak hal yang terwujud dari mimpi dan khayal, misalnya: dulu yang bisa terbang diangkasa hanya burung dan kelelawar saya. namun berkat impian segelintir orang akhirnya sekarang manusia juga bisa terbang keangkasa.
Nah, sekarang apakah anda masih berfikir bahwa "kaya" masih merupakan permainan takdir?
sebelum anda benar benar menjawab "ya" maka cobalah anda sejenak berfikir/renungkan apakah anda memiliki beberpa sifat diatas? jika ya maka segeralah perbaiki dan kejarlah cita cita anda.
Ingat, jika anda ingin memakan ikan maka ada dua cara: anda "memburu" sendiri atau anda "membelinya" yang tentunya kedua pilihan itu memiliki jenis pengorbanan tersendiri sesuai kemampuan anda.

0 komentar
Post a Comment