kebaikan ASI eksklusif yang terlupakam

 Di era yang serba modern ini kadang kebiasaan baik akan tergeser oleh karena biar dianggap kerenn dan praktis sehingga tanpa kita berfikir panjang lagi kita mengambil langkah yang kadang tanpa kurang mempertimbangkan resiko jangka panjang.begitu juga dalam hal memberikan susu kepada balita kita.
ASI eksklusif  yang selama ini kita kenal sebagai nutrisi bagi buah hati kitapun perlahan mulai ditinggalkan dan sedikit-demi sedikit bergeser kepenggunaan susu formula yang kata iklannya memiliki segudang kandungan yang mampu mengantarkan buah hati kita dalam meraih masa depan,benarkah demikian?
  Bila kita kaji lebih dalamlagi tak sepenuhnya itu benar,karena ASI sudah memngandung kompasisi yang tepat untuk buah hati kita,coba kita bandingkan


-ASI yang dalam periode 3 hari setelah ibu melahirkan telah mengandung mengandung kolestrum/susu kuning, secara medis mengandung zat immunoglobulin yaitu secretory IgA (SIgA) yang bermanfaat sebagai anti body
.
- ASI juga mengandung Laktoferin,Laktoferin adalah protein yang berikatan dengan zat besi. Laktoferin bermanfaat untuk menghambat pertumbuhan bakteri E.coli dan jamur kandida

-Laktobasilus bifidus berfungsi mengubah laktosa menjadi asam laktat dan asam asetat. Kedua asam ini menjadikan saluran pencernaan bersifat asam sehingga menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti bakteri E.coli yang sering menyebabkan diare pada bayi. Laktobasilus mudah tumbuh cepat dalam usus bayi yang mendapat ASI.nah bagaimana dengan susu formula yang kadang malah menyebabkan masalah dalam pencernaannya?

-Fluor membantu membentuk gigi yang kuat dan mencegah gigi berlubang di kelak.

-Zat besi dibutuhkan untuk memproduksi hemoglobin, bagian dari sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh tubuh, zat besi pun esensial untuk tumbuh-kembang otak bayi. Zat besi yang terkandung dalam ASI juga mudah diserap.bagaimana dengan susu formula andalan anda?
--Vitamin
    Misalnya, vitamin D membantu bayi menggunakan kalsium dari ASI untuk tumbuh-kembang tulang.Vitamin K yang diperlukan untuk proses pembekuan darah terdapat dalam ASI dengan jumlah yang cukup dan mudah diserap.bagaimana dengan susu formula andalan anda?

*Lemak

Kandungan zat gizi terbesar di dalam ASI adalah lemak.  Lemak merupakan sumber kalori atau energi utama yang terdapat dalam ASI.  Kadar lemak ASI berubah-ubah secara otomatis sesuai dengan kebutuhan gizi bayi dari hari ke hari. Lemak dapat diolah, dicerna dan diserap baik karena dalam ASI sekaligus terdapat enzim lipase yang bertugas membantu proses metabolisme lemak.

Ada sekitar 200 jenis asam lemak, yakni 80 persen asam lemak tak jenuh ganda, antara lain asam linolenat omega 3, EPA dan DHA serta asam linoleat  omega-6 ARA yang berperan penting dalam tumbuh-kembang otak, pertumbuhan sel-sel otak, mielinisasi jaringan saraf, serta ketajaman penglihatan. Lemak rantai panjang atau long chain poly unsaturated fatty acid  (LC-PUFA) merupakan jenis lemak yang sangat diperlu kan dalam perkembangan otak bayi.



*Protein

Kandungan protein ASI seimbang dengan kebutuhan bayi. Pada ASI, jenis proteinnya adalah whey yang memiliki ukuran molekul lebih kecil. Protein jenis whey ini mempunyai sifat mudah dicerna. Komponen dasar dari protein adalah asam amino yang berfungsi sebagai pembentuk struktur otak.

Protein berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan sistem kekebalan tubuh dan untuk pertumbuhan otak serta menyempurnakan fungsi pencernaan.  Protein juga memberi lapisan pada dinding usus bayi baru lahir yang masih permeabel terhadap protein, serta berperan sebagai proteksi terhadap berbagai risiko infeksi bakteri/virus yang dapat masuk melalui pencernaan. Ya, protein dalam ASI dapat membantu menghancurkan bakteri dan melindungi bayi dari infeksi.

*Lemak

Kandungan zat gizi terbesar di dalam ASI adalah lemak.  Lemak merupakan sumber kalori atau energi utama yang terdapat dalam ASI.  Kadar lemak ASI berubah-ubah secara otomatis sesuai dengan kebutuhan gizi bayi dari hari ke hari. Lemak dapat diolah, dicerna dan diserap baik karena dalam ASI sekaligus terdapat enzim lipase yang bertugas membantu proses metabolisme lemak.



*karbohidrat

Karbohidrat utama dari ASI adalah laktosa (gula susu) yang sesuai dengna kondisi biologis atau sistem pencernaan bayi. Laktosa berperan penting sebagai sumber energi. Laktosa mudah diurai menjadi glukosa dan galaktosa dengan bantuan enzim laktase yang sudah ada dalam mukosa saluran cerna bayi sejak lahir.

Ya, pada pencernaan bayi terdapat enzim yang mencerna laktosa tersebut.  Glukosa dan galaktosa berperan dalam perkembangan sistem syaraf dan pertumbuhan otak, mielinisasi dan pematanagn otak agar otak tumbuh optimal. Selain itu, zat gizi ini juga membantu penyerapan kalsium dan magnesium di masa pertumbuhan bayi. Bahkan, membantu pertumbuhan bakteri usus yang baik (lactobacillus bifidus) dan menghambat pertumbuhan bakteri berbahaya

 belum lagi masalah seterilisasi yang belum tentu di ragukan sedangaknan ASI yang sudah jelas standart seterilisasinya bahkan jika seorang ibu dalam kondisi sakitpun ASI tetap terjaga seterilisasinya,karena jika dalam kondisi sakit sistem imun akan memproteksi tubuh dan begitu juga dengan ASI akan ikut terproteksi dari serangan virus danbakteri

dan hal yang terpenting lagi adalah nilai sebuah hubungan mental yang akan terjalin saat sang ibu menyusui sang buah hati dan ini akan berdampak besar dalam perkembangan kecerdasan emosi maupun akal sang bayi yang nantinya akan menunjang tumbuh kembang sang buah hati hingga kelak dia meraih cita-citanya,
BAGAIMANA APAKAH MASIH AKAN MENGASAMPINGKAN ASI?

0 komentar