Minuman bersoda memang menyegarkan tenggorokan apalagi jika ia dikonsumsi dalam keadaan dingin dan beramai-ramai dengan teman-teman anda tentu akan lebih menyegarkan sekali, benar begitu bukan?
tentu kita sudah tahu apa itu minuman bersoda?
Minuman bersoda adalah minuman yang menganduk gelembung bikarbonat dan bila diminum akan menimbulkan reaksi "semriwing" yang menyegarkan, kita akan mudah sekali menemukan minuman bersoda ini dalam berbagai merek misalnya: spr*te, cola dan masih banyak lagi.
tentu kita sudah tahu apa itu minuman bersoda?
Minuman bersoda adalah minuman yang menganduk gelembung bikarbonat dan bila diminum akan menimbulkan reaksi "semriwing" yang menyegarkan, kita akan mudah sekali menemukan minuman bersoda ini dalam berbagai merek misalnya: spr*te, cola dan masih banyak lagi.
![]() | ||
| minuman bersoda pemicu diabetes & jantung |
1. Menyebabkan kenaikan berat badan.
Mengosnumsi minuman bersoda secara rutin akan menyebabkan kenaikan berat bada pada area yang tidak semestinya, kandungan gula yang ditengarai sebagai penyebab semua itu.
Lemak visceral yang merupakan hasil dari metabolisme dari gula yang terkandung dalam minuman bersoda ini menyebabkan terjadinya pengumpulan lemak di beberapa organ vital dalam tubuh misalnya: hati, ginjal, usus dan perut, dan telah dikaitkan erat dengan diabetes tipe 2 dan penyakit inflamasi lainnya.
Ciri yang akan mudah terlihat adalah dengan keadaan perut yang buncit.
Sebuah studi University of Texas menemukan bahwa mereka yang sedang menjalani diet namun masih mengonsumsi minuman bersoda lebih mudah mengalami kegagalan dalam programnya dibanding mereka yang menghindari untuk mengkonsusmi minuman bersoda.
Jadi jika anda sedang melakukan diet ketat lebih baik hindari minuman yang menyegarkan ini agar program anda lebih mudah untuk berhasil.
2. Soda tidak membuat Anda merasa kenyang
Kandungan Gula dalam minuman bersoda kurang lebih 50% glukosa, 50% fruktosa, namun ketika anda mengonsumsinya ini tidak akan memberikan sinyal kepada otak karena dalam minuman ini tidak terkandung serat sama sekali.
Fruktosa merupakan salah satu jenis gula yang biasanya terkandung dalam buah-buahan, namun dalam kasus ini sangat bebeda, fruktsa dalam minuman bersoda tidak terdeteksi oleh otak karena tidak adanya kandungan serat, alhasil ini bisa memicu kelebihan kadar gula dalam darah serta memperbesar resiko terjadinya penimbunan lemak dalam organ tubuh dikarenakan fruktosa tersebut tidak dapat dioleh dengan baik oleh tubuh seiring tidak adanya sinyal keotak bahwa tubuh anda telah menerima tambahan kalori dari fruktosa yang terkandung dalam minuman bersoda tersebut.
3. Pemicu penuaan dini
Siapa yang ingin terlihat lebih tua dari usianya? tentu tidak ada yang menginginkannya, bahkan anda akan berusaha bagaimana caranya terlihat lebih mudah dari usia anda.
Asam fosfat yang terkandung dalam sebuah minuman bersoda- bahkan dalam versi minuman bersoda rendah gula sekalipun, ia(asam fosfat) sengaja ditambahkan untuk memberikan usia minuman lebih lama agar terhindar dari berbagai penyebab rusaknya produk ini seperti bakteri maupun jamur, selain itu asam fosfat juga akan memberikan rasa yang lebih kuat /tajam pada minuman bersoda.
Dalam kasus lain konsumsi asam fosfat yang berlebih bisa memperbesar terjadinya masalah pada organ anda seperti: ginjal, osteoporosis, dan masalah pada tulang lainnya. ini terjadi karena proses penyerapan kalsium terganggu oleh adanya kandungan berlebih asam folat dalam tubh.
Tentu ini akan sangat merugikan bagi anda yang memang ingin sekali terlihat lebih muda, menghindarinya adalah pilihan jika anda menginginkan kulit anda tampak lebih sehat bercahaya.
4. Pemicu resistensi insulin
Insulin sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mengolah berbagai jenis gula dalam tubuh lalu mentransformasikannya kedalam sel, Tetapi ketika anda mengkonsusi gula berlebih dalam bentuk minuman bersoda maka sama saja membuat mereka tidak lagi peka terhadap kehadiran gula tersebut.
Alhasi, terjadilah efek resistensi insulin yang pada kasus ini akan sangat membahayakan kesehatan anda terutama terhadap munculnya beberapa penyakit seperti diabetes tipe 2 dan penyakit jantung.
Tentu anda tidak ingi membayar mahal kelak menukarnya kesegaran dari minuman bersoda dengan membuaka peluang terjadinya penyakit yang disebabkan oleh resistensi insulin ini.
Sebuah studi yang diterbitkan pada tahun 2014 mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi 17-21 persen kalori dari gula yang 38 persen lebih mungkin untuk meninggal karena penyakit jantung dibandingkan mereka mengkonsumsi 8 persen kalori dari gula.
Studi tersebut tentu bukan tidak berasan, tapi faktanya dalam satu kaleng biasa soda mengandung 8,75 sendok teh gula - lebih dari batas yang direkomendasikan, meskipun fakta bahwa itu hampir pasti tidak akan menjadi satu-satunya sumber gula dalam asupan harian Anda.
5. Pemicu penyakit mematikan
5.1 Diabetes tipe 2
Ini sangat mungkin terjadi jika anda mengkonsumsi secara rutin minuman bersoda, seperti diterangkan diatas minuman bersoda sangat erat kaitanya dengan terjadinya resistensi insulin dan faktanya diabetes tipe 2 memang terjadi ketika dalam tubuh terjadi penumpukan gula berlebih.
5.2 penyakit jantung
Penyakit ini lebih sering muncul ketika aliran darah menuju jantung tidak berjalan dengan normal, kaitannya dengan minuman bersoda adalah ketika terjadinya penumpukan lemak pada beberapa organ dalam tubuh seperti hati maka aliran darah akan terganggu, hal ini juga tidak menutup kemungkinan malah akan menyebabkan terjadinya lemak dalam darah.
Jika itu terjadi maka beberpa penyakit yang terkait dengan kesehatan jantung akan mudah sekali terjadi misalnya serangan jantung, gagal jantung, stroke, dan serangan jantung.
5.3 Penyakit Alzheimer
Penyakit Alzheimer telah lama dianggap sebagai gangguan neurodegenerative turun-temurun yang tidak bisa kita kendalikan.
Resistensi insulin terbukti sangat erat kaitannya dengan terjadinya resiko penyakit ini.
Salah satu penelitian di Jepang telah menyimpulkan bahwa orang-orang dengan diabetes tipe 2 lebih dari dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan Alzheimer atau bentuk lain dari demensia.
6. Memungkinkan terjadinay gangguan otak parah
Aspartan merupakan salah satu jenis gula buatan yang sering kali dipakai untuk pembuatan minuman atau makanan yang membutuhkan rasa manis, namun yang mengejutkan adalah dalam beberapa studi menyebutkan bahwa Aspartan sangat erat kaintanya dengan terjadinya gangguan pada otak.
7. Minuman bersoda mengandung bahan kimia penyebab kanker
Munkin ini terdengar sedikit aneh, tapi percayalah bahwa pewarna pada minuman bersoda terutama pada mereka yang memiliki warna hitam seperti cola terbukti mengandung bahan berbahaya yaitu methylimidazole dan 4-methylimidazole.
Penelitian yang dipublikasikan tahun ini oleh PLoS ONE mengutip US National Toxicology Program, yang menyimpulkan bahwa ada "bukti jelas dari aktivitas karsinogenik di tikus jantan dan betina."
Pada tahun 2011, hukum Proposition 65 California menyatakan bahwa kadar 4-methylimidazole yang terkandung dalam soda akan membutuhkan label peringatan kanker pada setiap unit yang dijual di negara bagian.
Tentu ini bukan berita yang baik bagi anda penggemar cola, namun jika anda mau sejenak berfikir, apa mungkin anda mau menukarkan sensasi rasa dari cola dengan resiko penyakit yang mematikan? tentu anda sendiri yang akan memutuskannya.
8. Merusak gigi
Bagaiman mungkin minuman bersoda merusak gigi anda?
Ini terjadi karena Asam fosfat berperan penting pada tergganggunya penyerapan kalsium dalam tubuh, jika penyerapan kalsium terganggau maka beberapa organ yang membutuhkannya akan kekurangan pasokan kalsium, sedangkan meraka (organ tubuh) secara periodik membutuhkannya untuk mengganti bagian dari mereka yang lepas oleh proses metabolisme maupun usia. alhasil jika ini terjadi maka besar kemungkinan akan terjadi pengeroposan tulang termasuk pada gigi anda.
Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal General Dentistry menyatakan bahwa kerusakan lisan disebabkan oleh soda sama buruknya, kadang-kadang bahkan lebih buruk, daripada penggunaan obat jangka panjang.
"Setiap orang mengalami melayani erosi gigi yang disebabkan oleh kadar asam tinggi hadir di 'obat' mereka pilihan - meth, retak, atau soda," kata Mohamed A.Bassiouny, DMD, MSc, PhD, penulis utama studi tersebut
"Kehadiran asam sitrat baik reguler dan diet soda dikenal memiliki potensi tinggi untuk menyebabkan erosi gigi," kata Dr Bassiouny.
Jadi jika anda benar-benar menginginkan tulang anda tetap kuat-termasuk gigi anda, maka alangkah baiknya anda segera menghindari untuk mengkonsumsi minuman bersoda, sehingga anda tetap bisa tersenyum lebar dengan gigi anda yang sehat.
9. Bahaya dari BVO
BVO merupakan minyak nabati yang kerap kali digunakan dalam minuman bersoda untuk memberikan sensasi rasa tersendiri terutama pada minuman bersoda rasa jeruk, Sayangnya, kimia telah dikaitkan dengan kondisi memprihatinkan, seperti gangguan saraf, kehilangan memori, dan lesi kulit.
8. Pemicu infertilitas
Kemasan kaleng untuk minuman bersoda umumnya dilapisi oleh resin epoksi bisphenol A sebagi pemisah antar minuman dengan kaleng, namun beberapa studi menyebutkan bahan tersebut sangat erat kaintannya dengan terjadinya diabetes, infertilitas, dan kanker reproduksi.
9. Tidak bergizi
Jika anda sempat cobalah baca kandungan gizi yang terkandung pada minuman soda favorit anda yang biasanya tercantum pada kemasan produk tersebut, dan anda akan tahu hasilnya bahwa mereka tidak mengandung bahan yang menguntungkan bagi tubuh anda malah yang ada adalah bahan-bahan perusak kesehatan anda seperti: asam fosfat dan natrium yang erat kaitannya dengan pemicu penyakit mematikan.
Tentu ini juga sangat berbeda jauh dengan minuman mineral atau jus buah yang akan sangat menguntungkan bagi tubh anda.
Tentu bukan pilihan yang menarik ketika anda lebih memilih minuman bersoda dikarenakan agar terlihat lebih modern dan gaul tapi mengesampingkan dampak buruk pada kesehatan anda dikemudian hari.
Memang akan sangat sulit sekali bagi para pecandu minuman bersoda untuk melepas begitu saja, namun cobalah berpikir sejenak bahwa biaya untuk pengobatan akan terus meningkat tiap tahunnya, belum lagi efek radikal bebas yang tidak mungkin kita hindari yang diakibatkan oleh polusi yang tiap tahun makin parah.
Akan sangat bijak jika anda melepaskan kebiasaan buruk dan memilih hidup yang lebih sehat, bagaimana menurut anda

0 komentar
Post a Comment