cara memerah ASI yang benar

mungkin bagi sebagian ibu baru bingung bagaiman cara memerah ASI yang benar dan bertanya bagaimana sih cara memerah ASI?
di pasaran telah beredar banyak sekali produk pemrah ASI baik yang manual maupun elektrik.

-model lama, bentuknya seperti terompet dan belakangnya dilengkapi dengan karet bulat sebagai penghisap namun alat ini sebaikan dihindari karena selain akan menimbulkan rasa sakit pada payudara juga tingkat kehigienisannya kurang terjamin karena karet yang berfungsi sebagai penampung ASI kurang begitu menjamin akan kebersihan ASI,meskipun sudah dicuci setelah pemakaian.

-lebih baik gunakan alat pemerah yang memang ada tabung penyimpanan khusus dan dilengkapi dengan pengatur daya hisap baik yang manual maupn elektrik dengan alasan anda bisa mengatur seberapa besar daya hisap yang menurut anda nyaman karena jika anda merasa nyaman maka secara tidak langsung akan mempengaruhi produksi ASI yang dihasilkan.juga botol penampungan tentu lebih mudah dibersihkan dibandingkan dengan karet penampung pada alat perah yang model lama.

-anda juga bisa memerah ASI menggunakan tangan sebagai berikut
Berikut step by step memerah ASI dengan tangan.

-Bersihkan puting susu dengan memerah sedikit ASI, lalu oleskan pada puting dan areola(area berwarna hitam sekitar puting). ASI mengandung zat anti bakteri.

-Setelah semua siap, mulailah memerah ASI, dimulai dengan merangsang puting dengan cara pijatan lembut pada payudara anda agar refleks hormon prolaktin dan oksitosin timbul.

-Letakkan ibu jari sekitar 2-3 cm di atas puting, dan jari telunjuk serta jari tengah sekitar 2-3 cm di bawah puting, sehingga membentuk huruf C. Tekan seluruh jari sisanya ke arah dinding dada

-Tekan areola dengan gerakan memutar dari belakang puting antara ibu jari dan jari lain ke arah puting lalu lepaskan. Bila Anda melakukannya dengan benar, tindakan ini tidak menimbulkan rasa sakit. Ulangi tindakan ini beberapa kali sampai ASI keluar. Yakinkan ASI tidak mengalir melalui jari telunjuk Anda, sehingga terbuang.

-Pindah posisi ibu jari dan jari lain pada sisi kanan dan kiri areola, lalu tekan dengan cara yang sama.

-Agar semua waduk air susu dapat dikosongkan (di areola ada 15-20 waduk), pindahkan jari ke posisi yang lain pada payudara yang sama, setelah + 3 menit memerah pada posisi yang sama. Misalnya saja, ibu jari pada posisi jarum jam 12, 11, 10, 9, dan jam 8, masing-masing tiga menit. Jadi total kira-kira 15 menit.

 Cara memerah yang benar akan mampu mengosongkan payudara, yang berarti meningkatkan produksi ASI. Nah, payudara yang kosong itu segera mengirim sinyal ke otak agar otak memerintahkan tubuh untuk memproduksi air susu. Dengan begitu, produksi susu akan lancar, bahkan hasilnya terus meningkat. Kalau produksi bagus dan pemerahan oke, maka Anda pun akan terhindar dari masalah saluran susu tersumbat, serta puting nyeri akibat tekanan di satu tempat terus-menerus.
jika selesai maka simpanlah ASI dengan benare

 Usahakan saat anda memerah ASI dalam kondisi rilex dan bayi tertidur pulas untuk menghindari hal yang tidak diinginkan

0 komentar