6 Alasan kenapa mereka tidak berhenti merokok

source photo: abc7news.com
Menghentikan kebiasaan merokok memang tidak mudah terutama bagi mereka yang sudah terlanjur kecanduan dengan rokok meskipun telah di terbitkan apa bahaya dari merokok dan mencantumkannya pada kemasan produk rokok itu sendiri. namun itu terbukti kurang efektif untuk menekan kebiasaan untuk merokok, meskipun harga rokok dari tahun ke tahun terus mengalami kenaikan harga, namun tetap saja peminatnya masih cukup banyak.

Beberapa alasan yang menjadi mereka tetap menjadi perokok antara lain:

 1. Masih dijual bebas

Untuk mendapatkan sebungkus rokok bukanlah hal yang cukup sulit, hampir di setiap toko kelontong tersedia. bahkan jika uang kita menipis kita bisa membelinya secara eceran dipinggir jalan, inilah yang menjadi salah satu faktor mengapa kebiasaan merokok sangat sulit untuk di tekan.

 2. Bebas merokok

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kawasan paling bebas untuk mengkonsumsi rokok, bahkan di area publik pun kita bebas merokok. ini lah salah satu faktor penting susah ditekannya/diputuskan rantai kebiasaan merokok, karena di area publik tentunya akan banyak juga anak-anak yang melihat kebiasaan para perokok, sehingga bukan mustahil kebiasaan merokok akan diteruskan oleh generasi selanjutnya.

 3. Tingginya tingkat stress

Tekanan mental yang diakibatkan oleh himpitan ekonomi, sosial dan budaya membuat seseorang akan lebih menikmati sebatang rokok. relaksasasi yang dihasilkan dari asap rokok membuat mereka lebih nyaman dan meneruskan kebiasaan untuk merokok.

 4. Paradigma yang salah

Sebuah slogan yang beredar dikalangan anak muda "kalo gak merokok,gak jantan", lalu bagaimana jika yang mengkonsumsi rokok adalah wanita? apa meraka juga akan menjadi jantan?
karena ingin mendapat tempat dikomunitas mereka membuat seseorang rela mengkonsumsi rokok, meskipun diawal merokok merupakan kejadian yang sangat sulit.

 5. Pemerintahan yang kurang tegas

Dibanyak negara yang menerapkan Area bebas rokok terbukti sangat sukses menekan pertumbuhan perokok aktif, jadi sangat jelas alasannya ketika pemerintah masih belum bersikap tegas dalam menentukan batas batas area yang bebas rokok maka pertumbuhan perokok akan tetap tumbuh. meskipun baru baru ini pemerintah akan menaikan harga rokok dengan harga yang cukup fantastis, namun tujuan pemerintah bukan untuk menekan perokok aktif tapi untuk mendapatkan keuntungan dari cukai rokok mengingat jumlah perokok aktif di indonesia yang cukup besar.

 6. Faktor keturunan

Tidak ubahnya seperti penyakit, kebiasaan merokok juga ditentukan oleh faktor keturunan. ini terbukti jika ayahnya perokok makan kemungkinan besar sang anak akan meniru kebiasaan buruk tersebut.

Itulah beberapa Alasan yang cukup dominan mengapa para perokok tidak menghentikan kebiasaan mereka, meskipun telah banyak artikel "bagaimana cara untuk berhenti merokok" namun tetap saja kebiasaan merokok berlangsung terus dan terus sepanjang waktu.

4 komentar

oton said...

kasian sama orng orng yang bukan perokok tp jadi perokok pasif karena orng yang perokok aktif

Kyuto Karen said...

berhenti melakukan hal yang biasa kita lakuin emang susah. apalagi ini rokok, ada zat adiktifnya.

DAENG HERU said...

menurut aneee faktor lingkungan gan...dan tnk da atas informasinya

Yapy said...

saya perokok aktif, dan memang saya akui sangat sulit sekali untuk berhenti. sudah coba beberapa kali tapi tetap aja gagal. mungkin dengan menaikan harga rokok dapat sedikit membantu

oh iya, kalo bisa buat juga dong dengan artikel cara berhenti merokok.
terima kasih