Benarkah puasa bisa mengurangi resiko diabetes?

Benarkah puasa itu menyehatkan? bagi sebagian orang ini memang terlihat seperti tidak mungkin karena pada kenyataanya saat puasa kita harus menahan untuk tidak mengkonsumsi apapun sepanjang hari sekitar 10 sampai 12 jam pada waktu yang telah ditentukan dan itu terlihat akan mengganggu kesetabilan tubuh. dehidrasi dan kelaparan tetunya sudah ada dibayangan anda.

Namun, sebuah study yang dilakukan oleh Intermountain Heart Institute di Intermountain Medical Center di Utah menemukan sesuatu yang mengejutkan tentang fakta yang terjadi pada orang berpuasa, dari beberapa orang yang dijadikan sampel menyimpulkan bahwa puasa mampu untuk mengurangi kadar gual dan kolesterol dalam darah. saat berpuasa tubuh menggunakan lemak dan gula dalam darah menjadi energi selain itu selama puasa tubuh juga berkesempatan mengeluarkan lemak jahat(LDL) dalam tubuh.

"Puasa memiliki potensi untuk menjadi intervensi diabetes yang penting," Benjamin Horne, direktur epidemiologi kardiovaskular dan genetik di Intermountain Medical Center Heart Institute dan penulis utama studi tersebut, mengatakan dalam siaran pers. "Meskipun kami telah mempelajari puasa dan manfaat kesehatan untuk tahun, kita tidak tahu mengapa puasa bisa memberikan manfaat kesehatan kami mengamati terkait dengan risiko diabetes."

Ini merupakan kabar gembira bagi orang yang memiliki kadar gula darah tinggi namun belum terlalu parah dan menyebabkan diaebetes. terutama bagi anda yang beragama muslim anda akan mendapatkan 2 manfaat sekaligus, yang pertama anda bisa menjalankan ajaran agama dan mendapat pahala serta yang kedua anda mendapatkan peluang untuk mengurangi resiko diabetes.
Horne menemuka bahwa orang yang berpuasa selama 6 minggu mampu menyetabilkan metabolisme dalam tubuh, dalam darah mereka ditemukan penurunan kadar gula, kolesterol sekitar 12%, penurunan tekanan darah dan penurunan berat badan. dengan catatan puasa harus dilakukan dengan benar.

Jadi, jika anda benar benar ingin mendapatkan manfaat puasa pada tubuh anda coba lakukanlah puasa secara berturut turut selama 6 minggu dan lakukan itu dengan benar.

Lalu seperti apa puasa yang menyehatkan itu?
makan dipagi hari(sahur) dengan porsi yang wajar dan kaya akan nutrisi terutama kandungan serat dan protein dan makan saat sore hari (berbuka) dengan menu yang sehat pula serta tidak berlebihan dalam mengkonsumsi makanan.

Namun, untuk puasa nonstop sangat tidak dianjurkan karena. dari penelitian yang dilakukan fakktor yang paling berperan adalah berapa lama puasa itu dilakukan baik waktu harian maupun selama berapa bulan, semua memainkan peran dalam penurunan kadar gula darah, kadar kolesterol dan berat badan. waktu dan pola yang saling berkesinambungan akan sangat menguntungkan kesehatan anda.

Ingat jangan sekali kali mencoba untuk berpuasa dalam durasi 24 jam/nonstop, karena bisa saja itu akan sangat membahayakan kesehatan anda. jika anda memang memaksa, sebaiknya konsultasikan dulu semua itu dengan dokter  yang berkaitan agar anda bisa mendapatkan solusi yang terbaik untuk kesahatan anda.

Jadi, jika anda percaya maka cobalah berpuasa untuk kesehatan anda namun jika anda masih ragu anda bisa konsultasikan semua itu secara profesional dengan dokter kepercayaan anda.
selamat mencoba, semoga bermanfaat.

2 komentar

Unknown said...

Ternyata puasa juga bisa menyehatkan yah

Unknown said...

mantap gann...